Pengolahan Data Base Frekuensi dengan MapInfo

MapInfo Professional merupakan salah satu software pengolah sistem informasi geografis yang sangat populer dan paling banyak digunakan saat ini. MapInfo Professional umumnya dipakai untuk mengolah data dalam bentuk grafis pemetaan dan database, seperti untuk mengolah data-data yang berkaitan dengan masalah-masalah data akademik kesiswaan/mahasiswa, data geografis pemetaan jaringan (listrik, air, jalan, sungai, atau telepon), data statistik penduduk, ekonomi, sosial, kesehatan, dan sebagainya.

Dengan MapInfo Professional Anda dapat mengolah data grafis pemetaan dan database tersebut dalam bentuk tampilan presentasi atau laporan untuk menyampaikan informasi statistik dengan lebih jelas dan tepat.

Data spasial yang digunakan oleh MapInfo diimplementasikan sebagai table yang terdiri dari beberapa komponen file  seperti berikut :

ð   *.DAT file yang digunakan untuk menyimpan data atribut atau table milik sebuah table.

ð   *. TAB file utama yang berisikan informasi struktur table, urutan, nama field, dan tipe field yang terdapat didalamnya.

ð   *.MAP file yang berisikan informasi geografis yang mendekripsikan obyek-obyek peta

ð   *.IND file yang berisikan indek data yang terdapat di dalam table antribut terkait (*.DAT)

ð   *.IN file yang berisikan indek data yang terdapat di dalam obyek geografis terkait (*.MAP)

Dengan demikian sebagai contoh , untuk mempresentasikan data spasial (table) “Jalan”, MapInfo akan menggunakan file-file “Jalan.dat”, “Jalan.tab”, “Jalan.map”, “Jalan.ind”, dan “Jalan.in”.

Dengan menggunakan MapInfo obyek dapat ditampilkan sebagai titik (point), poligon dan garis dapat dihubungkan dengan data dari berbagai database dan digabungkan dalam beberapa layer sehingga menjadi satu peta yang informatif sehingga dapt dilakukan berbagai analisa. Selain mampu menggabungkan secara langsung ke berbagai database, MapInfo dapat juga mengolah database secara relational berdasarkan informasi yang tersimpan pada berbagai tabel yang mempunyai fungsi sebagai operator penghitungan. MapInfo dapat juga untuk menyeleksi data-data yang dkehendaki, dan masih banyak lagi yang dapat dilakukan dengan

MapInfo dapat dijalankan di dalam sistem operasi Microsoft Windows 98, Windows 95 dan Windows 2000. MapInfo di deMapInfon untuk mempermudah user untuk melakukan pekerjaannya sesuai dengan lingkungan pekerjaan yang dihadapinya.

Jenis Data

Secara umum dikenal tiga jenis data, yaitu: titik, garis, dan poligon. Ketiganya merupakan abstraksi sederhana dari objek-objek nyata yang lebih rumit. Sebagai contoh, jalan digambarkan dalam bentuk garis, pemukiman berbentuk poligon, dan sebagainya.

ð   Titik; didefinisikan sebagai koordinat tunggal (x,y) yang digunakan untuk menggambarkan berbagai kenampakkan geografi. Merupakan jenis data yang paling sederhana.

ð   Garis; diartikan sebagai rangkaian koordinat (sekumpulan titik) yang tersambung dalam suatu rantai untuk menggambarkan bentuk dan jarak suatu kenampakkan, semisal jalan.

ð   Poligon; merupakan suatu area tertutup yang disusun oleh satu garis atau lebih. Biasanya poligon diberi label atau tanda khusus (arsir, warna, dsb.) untuk membedakan dan membatasi antara satu poligon dengan poligon lainnya.
Model Data
Seperti halnya software pengolah grafik lainnya, terdapat dua model data/gambar yang digunakan dalam MapInfo, yakni vektor dan raster.

ð   Vektor; melakukan proses pengolahan data/gambar menggunakan garis dan kurva, yang memuat informasi warna, dimensi serta posisi. Vektor bersifat resolution-independent atau tidak tergantung pada resolusi. Artinya, vektor dapat diubah-ubah baik bentuk, ukuran, posisi atau warnanya pada resolusi berapapun tanpa mengubah kualitas tampilannya. Vektor dapat pula berupa satu titik tunggal. Contoh vektor dalam MapInfo adalah grafik hasil digitasi (misal: garis untuk menggambarkan jalan, poligon untuk pemukiman, titik untuk stasiun pengamatan, dsb.)

ð   Raster; biasa juga disebut dengan bitmap, adalah gambar yang komposisinya terdiri atas titik-titik berbentuk bujur sangkar, yang dinamakan dengan pixel, yang disusun pada suatu grid. Setiap titik-titik pada grid tersebut masing-masing mengandung warna tersendiri. Memodifikasi raster berarti memodifikasi tiap pixel. Raster bersifat resolution-dependent atau bergantung pada resolusi. Artinya data menampilkan gambar yang terpaku pada resolusi tertentu. Jadi, ketika gambar tersebut diperkecil atau diperbesar, kualitas gambar akan berubah. Contoh dari raster adalah gambar atau foto hasil pemindaian (scanned pictures).

MENGGUNAKAN MAPINFO

Untuk mengoperasikan perangkat lunak MapInfo pertama kali, setelah ter-instal pada system komputernya, pertama kali dieksekusi dengan menggunakan menu “Start”, “All Program”, “MapInfo”, “MapInfo Professional 7.5” maka akan muncul tampilan sebagai berikut:

Kemunculan program aplikasi yang disertai dengan tampilan kotsk dialog “Quick Start”, dalam kotak dialog memberikan beberapa alternative :

ð   “Restore Previous Session” pilihan ini akan menyebabkan  MapInfo Menyimpan semua file, theme, windows yang masih terbuka pada saat terakhir pengguna keluar dari program aplikasi MapInfo

ð   “Open Last Used Workspace” pilihan ini akan menyebabkan MapInfo membuka Workspace terakhir yang pernah disimpan oleh pengguna

ð   “Open a Workspace” pilihan ini akan menyebabkan MapInfo membuka sebuah Workspace dari sejumlah pilihan workspace yang pernah ada atau tersimpan di dalam disk system computer yang bersangkutan

ð   “Open a Table” pilihan ini akan menyebabkan MapInfo membuka sebuah table yang terdapat dalam disk system computer yang bersangkutan

Untuk pertama kali menggunakan MapInfo pengguna bias menekan tombol “Cancel” sehingga kotak dialog “Quick Start” akan hilang.

MEMBUAT WORKSPACE

Untuk pekerjaan yang diulang kembali dalam waktu singkat, bersifat komplek, sebaiknya penggunaan MapInfo menggunakan workspace, langkah-langkah dalam membuat workspace adalah sebagai berikut :

ð   Dalam layer MapInfo pilih menu “File” dan pilih “Save Workspace”

ð   Pilih lokasi penyimpanan “Save in”

ð   Isi Nama File dan tekan tombol “Save”

Sebaiknya langkah ini selalu dilakukan saat memulai suatu pekerjaan baru

MENAMPILKAN TABEL

MapInfo memberikan terminology table untuk setiap layer atau tematiknya. Setiap pengguna dapat menampilkan table ini dengan menggunakan langkah sebagai berikut :

ð   Pilih Menu “File | Open” maka akan muncul kotak dialog “Open”

ð   Pilih nama file yang bersangkutan disimpan dan klik nama file

ð   Dan pilih “Open”

ð   Untuk membuka file table berikutnya yang akan digabungkan dengan table diatas, maka langkah yang dilakukan seperti langkah diatas hanya pada kotak dialog dibagian Preferred View pilih Current Mapper dan open

ð   Begitu seterusnya jika ingin membuka file table yang lainnya dan digabungkan menjadi satu

MEMBUAT SYMBOL

Jika kita ingin membuat symbol dalam sebuah peta tanpa merubah file yang berisi peta, pertama-tama buka table yang berisi peta, kemudian lakukan langkah sebagai berikut :

ð   Open | New Table maka muncul kotak dialog New Table

ð   Klik Add to Current Mapper dan klik Creat akan muncul kotak dialog New Table Structure untuk membuat struktur table setelah selesai klik create

ð   Akan muncul kotak dialog Creat New Table isi nama file dan klik Save

ð   Setelah klik save maka pada kotak menu Drawing akan dapat dijalankan

ð   Untuk symbol pilih tanda  kemudian arahkan panah ke lokasi yang akan diberi tanda (symbol) dan klik, maka akan muncul symbol yang diinginkan.

ð   Untuk memberi nama pada symbol pilih menu kotak menu Main dan pilih Info () dan arahkan panah ke symbol yang akan diberi nama dan klik maka akan muncul kotak dialog “Info Tool” dan isi dialog tersebut.

Tahap – Tahap import dari Excel to MAPINFO

ð   Pertama buat dulu excel filenya sebagai contoh data dengan format dari SIMF

ð   Buka file excel tersebut dan convert data koordinat dalam bentuk decimal dengan cara sebagai berikut :

  • Buat/insert kolom setelah kolom LAT_DIR_IND (AU) dan kolom LONG_DIR_IND (AZ) kemudian beri nama LATITUDE dan LONGTITUDE.
  • Didalam kolom tersebut buat rumus di kolom LATITUDE :

=-(AR2+((AT2/60)+AS2)/60)

  • Didalam kolom tersebut buat rumus di kolom LANGTITUDE :

=(AW2+((AY2/60)+AX2)/60)

ð   Save file excel tersebut

ð   Kemudian buka MapInfo dan panggil peta daerah dalam satu tampilan (Current Mapper).

ð   Kemudian klik file open dan arahkan pada file excel tadi. Kemudian open file excel tersebut dengan MapInfo.

ð   Ketika kita pilih akan muncul kotak dialog Excel Information, klick check box yang ada kemudian klick OK.

ð   Akan Muncul Set Field Properties menu dan langsung klik OK.

ð   Setelah klick Ok itu akan muncul list data dalam MapInfo.

ð   Kemudian klick Menu Table dan pilih Create Points, akan muncul kotak dialog create points.

ð   Disini lah kita pilih symbol yang kita inginkan. Tapi sebelum memilihnya pilih dulu select table excel yang akan diolah.

ð   Pilih Get X Coordinates from Column isi dengan pilihan LONGTITUDE

ð   Pilih Get Y Coordinates from Column isi dengan pilihan LATITUDE

ð   Klik Ok maka data akan diproses.

ð   Setelah proses diatas pilih menu Windows dan klik New Map Windows maka muncul kotak dialog New Map Windows dan isi Map Tables dengan urutan File peta yang dibuka kemudian dibawahnya file hasil dari excel dan klik Ok

Hasil akhir dari pemetaan

4 pemikiran pada “Pengolahan Data Base Frekuensi dengan MapInfo

  1. Oom, saya newbie di MapInfo, saya sudah bisa bikin polygon, saya ada kesulitan untuk memberi nama titik kordinat yang membentuk polygon tersebut. Bagaimana caranya memberi nama (abjad berurutan) titik2 kordinat yang membentuk polygon tersebut? Bisakah mapinfo secara otomatis memberikan nama titik2 tersebut? Bisa sharing caranya? Thank you

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s